Tugas Akhir Semester : Melakukan Konfigurasi Hotspot
Nama : Jelita
Mapel : Perencanaan dan Pengalamatan Jaringan
Guru : Dermawan Hidayat S.Kom
Hotspot MikroTik membuat portal keamanan kepada pengguna yang ingin terhubung kedalam jaringan baik wireless (nirkabel) dan wired (kabel) diharuskan login terlebih dulu.
Ketika jaringan sudah di setting hotspot MikroTik maka semua pengguna harus mempunyai data username dan password untuk masuk kedalam jaringan tidak hanya password saja seperti wifi pada umumnya.
Hotspot MikroTik saat ini sering digunakan karena mempunyai banyak kelebihan, diantaranya :
- System login harus dengan username dan password.
- Bisa diatur batas waktu pemakaian secara otomatis.
- Pengaturan limit bandwidth secara otomatis.
- Hotspot MikroTik lebih aman daripada security WPA WPS.
Dari beberapa kelebihan diatas, sekarang hotspot mikrotik banyak digunakan untuk jualan voucher wifi, usaha rt rw net, wifi gratis di caffee warnet kantor, langganan internet bulanan, dan lain sebagainya.
Hotspot MikroTik merupakan fitur gabungan dari berbagai service yang ada di Mikrotik OS, antara lain :
- DHCP server, digunakan untuk memberi layanan IP otomatis ke user.
- Firewall NAT, untuk mentranslasi IP user ke IP yang bisa dikenali ke internet.
- Firewall filter, untuk block user yang belum melakukan login.
- Proxy, untuk memberikan tampilan halaman login .
- DNS Server.
.png)
Berikut adalah langkah-langkahnya :
konfigurasi dasar mikrotik
1. Siapkan router Mikrotik,adapter,dan dua kabel utp straight.
2. Router dengan mencolok ke mikrotik, lalu masukkan kabel utp dari ISP pada port ether 1 dan masukkan kabel utp lainnya pada ether 2, lalu colok ke komputer.
3. Buka Winbox pada komputer dan pilih "neighbours" pada menu ribbon dan pastikan klik pada bagian MAC Address, bukan IP Address agar tidak disconnect pada saat konfigurasi IP. jika perangkat tidak ditemukan, klik Refresh. setelah perangkat muncul dan MAC Address dimasukkan, tekan connect.
4. Setelah masuk lanjut saja kita ganti identity routernya dengan masuk ke menu System > identity.
lalu edit identity ke nama yang di inginkan, lalu klik Apply lalu ok.
5. Setelah itu atur password router agar konfigurasi tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang, dengan cara masuk ke menu system > password.
Jika router sebelumnya tidak memiliki password, kosongkan old password dan masukkan new password dan confirm password dengan memasukkan password baru, setelah itu klik change.
6. Setelah itu lakukan konfigurasi ip untuk interfaces ether 2 dengan masuk ke menu IP > Address.
Setelah itu pilih icon plus (+).
Lalu masukkan IP Address dan CIDR (ex: 192.168.35.1/24) dan pilih interfaces ether 2. pastikan panah pada sebelah kanan network menghadap ke bawah, setelah itu tekan apply dan lalu ok.
7. Lalu tambahkan ip untuk interfaces ether 1 dengan dhcp dengan masuk ke menu IP > DHCP Client.
Setelah itu pilih icon plus (+).
Lalu pilih interfaces ether 1 dan centang semua opsi dibaawah interfaces, lalu tekan apply dan ok.
jika selesai akan maka akan seperti pada gambar dibawah.
8. Setelah itu masuk ke menu IP > DNS.
Kita centang (✔) "Allow Remote Requests" lalu ok.
9. Selanjutnya masuk lagi ke menu IP>FIREWALL.
Setelah itu masuk ke menu NAT, pilih icon plus (+).
Pada bagian "General" Out. Interfaces kita pilih"ether1".
Dan di bagian Action kita pilih masquerade.
10. Setelah itu setup dhcp server untuk interfaces ether 2 dengan masuk ke menu IP > DHCP Server.
Selanjutnya pilih DHCP Setup.
Pilih interfaces ether 2 lalu tekan next.
Tekan next terus hingga menjadi seperti dibawah ini. Pastikan muncul window seperti gambar dibawah, lalu tekan ok.
11. Selanjutnya ke menu Terminal.
Setelah itu lakukan "ping google.com".
Jika outputnya seperti digambar maka proses konfigurasi telah berhasil.

Konfigurasi Wlan
12. Masuk ke menu interfaces.
Pilih Wlan1 dan dan hidupkan dengan klik tanda centang (✔)ikuti seperi di bawah.
13. Selanjutkan kita ke menu ip>Address.
Pilih icon (+)
Lalu masukkan IP Address dan CIDR (ex: 192.168.7.1/24) dan pilih interfaces wlan1. pastikan panah pada sebelah kanan network menghadap ke bawah, setelah itu tekan apply dan lalu ok.
14. Selanjutnya kita ke menu IP>DHCP Server
Pilih DHCP Setup
Pilih Wlan lalu Next
Tekan next terus hingga menjadi seperti dibawah ini. Pastikan muncul window seperti gambar dibawah, lalu tekan ok.
Setelah mengklik OK tampilannya akan seperti gambar dibawah.
15. Selanjutnya kita masuk ke menu Wireless.
Pilih Wlan1 lalu klik 2 kali.
Selanjutnya atur Mode, Band dan SSIDnya seperti gambar dibawah lalu klik OK.
16. Pilih Security Profiels, klik icon (+).
Kemudian ubah mode dan berikan kata sandi seperti gambar dibawah, lalu klik OK.
17. Pilih Security Profiels, klik icon (+).
Kemudian ubah mode default ke profile 1, lalu klik OK.
18. Berikut adalah wifi nya.
Jika sudah tersambung. maka kita sudah bisa menggunakannya.
Sekarang kita bisa menikmati wifi di hp yang tersambung di mikrotik kita.

Konfigurasi Hotspot
19. Masuk ke menu IP>Hotspot.
Lalu pilih Hotspot Setup.
Tekan next terus hingga menjadi seperti dibawah ini. Jika sudah sampai disini jangan langsung next. Ubah DNS name sesuai nama kalian untuk bisa login di hotspot yang akan di buat melalu web dan guna DNS ini agar kita bisa login melalu DNS ini yang kita searching di google atau chrome.
Disini saya memberikan "Name of Local HotSpot User yaitu tiara begitupun dengan Password For the User".
Jika muncul seperti ini klik ok.
20. Selanjutnya kita ke server profiles dan disini ada tiara.net yang sudah saya atur di DNS Server, langsung saja klik 2 kali.
Setelah itu akan muncul seperti ini, kita pilih login.
21. Selanjutnya kita masuk pada bagian user profiles dan pilih icon (+).
22. Disini saya saya membuat 3 profile dengan nama yang berbeda begitu juga pada Shared User dan Rate Limit.(rx/tx).
Untuk profile pertama saya memberikan pada bagian "nama : wifi kecepatan2mb, Shared Users saya beri 2 dan pada Rate Limit (rx/tx) saya berikan 2m/2m".
Untuk profile kedua saya memberikan pada bagian "nama : wifi kecepatan3mb, Shared Users saya beri 3 dan pada Rate Limit (rx/tx) saya berikan 3m/3m".
Untuk profile ketiga saya memberikan pada bagian "nama : wifi kecepatan4mb, Shared Users saya beri 4 dan pada Rate Limit (rx/tx) saya berikan 4m/4m".
23. Selanjutnya kita masuk ke Users dan tambahkan dengan klik icon (+).
24. Buat sesuai keinginan tapi yang harus di perhatikan adalah dengan menambahkan pada profile nya yang sudah kita buat pada User Profiles
Ikuti seperti gambar berikut, lalu klik ok
Kita buat lagi seperti gambar di bawah, lalu klik ok.
Buat lagi seperti gambar dibawah.
Mengapa saya menambahlan 3 user Karena saya telah membuat 3 user profile yang tentunya saya juga membuat 3 user.seperti gambar diatas.
25. Inilah hotspot yang telah di buat.
26. Setelah itu periksa wifi dan memasuki jaringan yang telah kita buat.
27. Setelah memasukkan password wifi kita akan di arahkan ke web. pada bagian ini isi user name dan password yang telah di buat. disini saya memasukkan user pertama saya yaitu : tiara dengan kecepatan 2mb.
Ini adalah hasil testspeed yang saya uji yang dimana login di hotspot yang telah di buat tadi dengan kecepatan 2mb.
Selanjutnya,saya akan login ke hotspot yang kedua yang sudah dibuat dengan nama yaitu: tiaraajh dengan kecepatan 3mb.
Ini adalah hasil testspeed yang saya uji yang dimana login di hotspot yang telah di buat tadi dengan kecepatan 3mb.
Selanjutnya,saya akan login ke hotspot yang kedua yang sudah dibuat dengan nama yaitu: tiaraayu dengan kecepatan 4mb.
Ini adalah hasil testspeed yang saya uji yang dimana login di hotspot yang telah di buat tadi dengan kecepatan 4mb.
Itulah tadi Konfigurasi Dasar, Konfigurasi Wlan, dan Konfigurasi Hotspot. Mungki hanya itu saja kurang dan lebihnya mohon di maafkan.
*SELESAI*
*SEKIAN DAN TERIMAKASIH*
Comments
Post a Comment