Tugas : Mengsetting Bridge pada router mikrotik
Nama : Jelita
Mapel : Perencanaa dan Pengalamatan Jaringan
Guru Mapel : Dermawan Hidayat S.Kom
Pengertian Bridge
Bridge adalah perangkat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local area Network) dengan jaringan LAN lain. Dengan bridge, tipe jaringan komputer yang berbeda seperti Ethernet dan Fast Ethernet dapat dihubungkan.
Bridge atau network bridge banyak digunakan untuk mempeluas jaringan dan membuat segmen jaringan baru. Pada jaringan yang berbeda, bridge dapat memetakan alamat Ethernet dari setiap titik yang ada pada masing-masing segmen.
Tidak semua jaringan memerlukan bridge. Namun, dengan bridge, trafik data dari satu jaringan bisa diatur dan tidak perlu di-broadcast ulang.
Untuk caranya, kita dapat menggunakan winbox, agar orang yang faham mikrotik dapat mudah memahaminya. Berikut adalah langkah-langkahnya:
Disini kita akan menggabungkan port ether2 dan wlan1 router mikrotik menggunakan mode brige.
1. Masuk ke router mikrotik menggunakan winbox.
2. Kemudian, masuk ke menu "bridge>bridge>Add{+}
3. Masukkan nama pada name = bridge1. [yang akan menjadi wadah bagi dua interface]
lalu Apply > OK
4. Masuk ke menu kedua yaitu
Ports.
5. Tekan Add > Interface = ether2 > Bridge =bridge1 > Apply > OK.
6. Tekan Add > Interface =wlan1 > Bridge =bridge1 > Apply > OK.
7. Pembuatan bridge sudah selesai sampai disini, dengan begitu ether2 dan wlan1 sudah tergabung. Namun Ethernet bridge tersebut belum memiliki Ip Address, cara menambahkannya sama seperti menambahkan Ip pada umumnya.
Masuk ke menu IP > Addresess > Add.
- Address = 192.168.No Absen.1/24
- Interface = bridge1
Contonya seperti dibawah :
Klik Apply > OK
8. Ethernet bridge1 masih menggunakan ip static untuk digunakan oleh client, sehingga client yang terhubung dengan ether2 dan wlan1 harus mengetikkan ip address manual dengan gateway 192.168.216.1 agar setiap client bisa terhubung dengan mikrotik tanpa harus mengetikkan alamat ip nya kita setting DHCP Server.
Masuk ke menu " IP-DHCP Server-DHCP Setup > Add.
- DHCP Server Interface = bridge1
- Tekan Next sampai selesai.
9. masuk ke menu IP> Firewall > NAT >Add.
Pada general >Chain = srcnat. >Out.Interface
Pada Action >Action >masquerade >Apply >OK.
10. Kemudian masuk ke IP > DNS >Server = 8.8.8.8
- Centang "Allow Remote"
- Klik Apply >OK.
11. Kemudian masuk ke menu IP >DHCP Client >Add.
Interface = ether1
lalu Klik Apply >OK.
12. Untuk mengecek apakah ether1 atau internetnya berjalan lita coba ping terlebih dahulu. Masuk ke menu pilih Terminal, kemudian ping "ping google.com"lalu Enter.
jika sudah TTL seperti gambar dibwah ini berarti sudah berhasil.
13. Kemudian kita akan membuat wifi, masuk ke menu Wireless >Wifi Interface, klik 1x wlan1 lalu centang untuk menghidupkannya. Kemudian Klik 2x.
Pada wireless kalian isi seperti berikut.
- Mode = ap bridge
- Band =3GHz-B/G/N
- SSID =16_Jelita
- Lalu klik Apply >OK.
Kemudian kita sambungkan wifi yang sudah kita buat ke laptop, kemudian untuk mengecek Ip wlan1 atau wifi, masuk ke windows lalu cari control panel.
Selanjutnya kita cek Ip laptop atau ether2. Masuk ke control panel, lalu System And Security. Lalu klik details.
Bisa dilihat pada ip nya sama juga seperti ip yang di isi secara otomatis di bridge.
Dengan begitu setiap client yang terhubung ke jaringan ether2 dan wlan1 akan mendapatkan IP otomatis dari router mikrotik.
*SELESAI*
*SEKIAN DAN TERIMA KASIH*
Comments
Post a Comment